Totally Friendly

True Story, True Friendly, and Trus Life

Kabinet Inspiratif

Kabinet BEM Fakultas Teknologi Industri-Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2011/2012

Kominfo Army

Keluarga Besar Departemen Komunikasi dan Informasi BEM FTI-ITS 2011-2012

Kominfo

Keluarga Kominfo BEM FTI-ITS 2010-2011

Cangkruk Bareng Kelas Seasion 3

Keluarga Kecil Teknik Fisika Angkatan 2009 Kelas A

Pages

Tuesday, May 22, 2012

LAYAR PUTIH


Komar
Rasanya susah sekali memulai sebuah kata yang bagus untuk menulis tentang kalian semuanya. Entah sudah berapa kata aku ketik dan akhirnya aku terus-menerus menekan tombol "Backspace" hingga layar menjadi putih. Bahkan entah sampai berpuluh-puluh lagu, mulai dari Playlist lagu Sheila On 7, ST12, Ada Band dan bahkan lagu dari Sami Yusuf serta Maher Zain yang kukumpulin dalam 1 playlist NULIS, layar tetap putih. 
Kalau pun si REDGE bisa ngomong, pasti aku sudah diprotes kenapa tidak mampu untuk NULIS. Pikiran ini pun juga tak bisa memberikan sebuah kata yang TEPAT untuk menggambarkan kalian semuanya. Setiap kata yang kurasa tidak pas dan kurang bagus, rasanya ingin sekali membuat tombol "Backspace" di keyboard ini dihilangkan dengan tombol "Del".
Kalian terlalu SEMPURNA. Maaf, Hanya LAYAR PUTIH ini kutuliskan tentang kalian. 

Monday, March 05, 2012

Hambatan


 
Kehidupan ini adalah sebuah misteri
Pagi-siang-malam, pagi-siang-malam, pagi-siang-malam, tidak bisa memang dituliskan hingga sebanyak 365 kali yang sesuai dengan hari-hari yang dilewati selama setahun. Berbagai jenis plan telah tertulis di agenda, mulai dari membuka mata hingga menutup mata sejenak untuk mengakhiri hari ini.

Manusia hanya merencanakan, namun Ia yang menentukan. Itulah Takdir!!!
Takdir masih bisa kita ubah dengan sebuah usaha, atau dalam bahasa tekniknya, usaha/kerja merupakan gaya yang kita lakukan sebesar jarak tertentu. Dalam hal ini, gaya bisa diungkapkan sebagai niat. Dorongan yang timbul dari sebuah niat sangatlah berpengaruh kepada perpindahan (gerak) yang akan kita lakukan dan seberapa jauh langkah kaki kita ini berpindah.
Disetiap usaha yang kita lakukan, hambatan pun ikut serta mengirinya agar kita menjadi semakin pelan, pelan, dan terus pelan hingga tidak terjadi perpindahan. Inilah pelengkap kehidupan. Tak dapat dipungkiri, untuk menempuh sebuah perjalanan tentu pasti ada yang namanya hambatan. Semu atau tidak, itulah wujudnya. Keras atau lunak, itulah sifatnya. Wujud dan sifatnya hanya bisa diubah, kita tidak bisa kita menghapusnya. Kuatnya sebuah hambatan, membuat bekas pada diri kita. Terkadang terlintas yang namanya pembunuhan pada diri sendiri, karena terjunnya grafik perpindahan kita. Hambatan sebenarnya adalah sebuah ketakutan tersendiri yang ada dalam diri.
Terkadang, sebuah perencanaan dalam perjalanan diperlukan adanya sebuah belokan untuk menghindari hambatan.
Kekuatan atas gaya kita dalam menghasilkan kerja diujilah!!! 
Hati... itulah jawabannya. Katakanlah pada hati kita apa yang bisa kita lakukan, apa yang bisa kita ambil dan apa yang bisa kita peroleh sebelum diolahnya menuju saraf otak kita.

Jangan bersedih atas apa yang telah kau lihat
dengan seluruh kebohongan dan penghianatan hidup yang kejam
tapi jangan khawatir, di dalam hatimu terletak sebuah kunci untuk membuka seluruh rahasia kehidupan yang kita lihat

ketika kamu merasa kehilangan semuanya
ketika kamu tidak tahu siapa temanmu atau musuhmu
kamu heran kenapa kamu sendiri
jangan bersedih dengan apa yang kamu lihat
kehidupan sesungguhnya adalah sebuah penderitaan
tapi satu hal yang selalu bekerja untukku
kegelisahan berakhir ketika keyakinan tumbuh

#Lirik Sami Yusuf : Worry End (Versi Terjemahan Indonesia)




Saturday, March 03, 2012

Menulis Atau Tidak, Itu Pilihan!!!

Pas buka situs kampus okezone, sepintas melihat rubrik suara mahasiswa yang lagi membahas tentang 

Polemik Karya Ilmiah Sebagai Syarat Kelulusan. Alhasil mencoba kemampuan menulis... akhirnya tertempel juga tulisan ini di rubrik suara mahasiswa.


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

SURAT edaran bernomor 152/E/T/2012 yang telah dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terkait publikasi karya ilmiah cukup mengejutkan dunia pendidikan. Surat tertanggal 27 Januari 2012 yang ditujukan kepada Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS seluruh Indonesia ini, berisi:


1. Untuk lulus program Sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah.
2. Untuk lulus program Magister harus telah menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah nasional, diutamakan yang terakreditasi Dikti.
3. Untuk lulus program Doktor harus telah menghasilkan makalah yang diterima untuk terbit pada jurnal internasional. 

Berdasarkan Indonesian Scientific Journal Database (ISJD), sampai Januari 2012 tercatat lebih dari 7.000 jurnal ilmiah yang diterbitkan dan kurang dari 4.000 jurnal yang secara kontinyu mengirimkan terbitannnya ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII-LIPI). Jurnal yang saat ini dapat diakses yaitu 5.400 jurnal baik dari perguruan tinggi maupun lembaga penelitian dengan lebih dari 80 ribu artikel dan 38 ribu dapat diakses secara lengkap. 


Hal ini sangat berbeda jauh ketika kita melihat jumlah perguruan tinggi di Indonesia. Berdasarkan data Perspektif Perguruan Tinggi di Indonesia tahun 2009 yang dikeluarkan oleh Ditjen Dikti Kemendikbud. Data itu menyebutkan, ada 3.016 perguruan tinggi yang terdiri atas 83 PTN dan 2.933 PTS di seluruh wilayah Indonesia. 
Berdasarkan bentuknya, perguruan tinggi di Indonesia terdiri atas 460 universitas, 1.306 sekolah tinggi, 162 politeknik, 54 institut dan 1.034 akademi. Jumlah mahasiswa yang terdaftar di PTN dan PTS di bawah Kemendikbud tercatat di Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) yakni 3.611.705 orang. 

Jumlah mahasiswa dan perguruan tinggi yang cukup besar tersebut, semestinya bisa menghasilkan karya tulis yang besar pula. Namun, faktanya hal ini berkebalikan. Jumlah mahasiswa tidak sebanding dengan banyaknya jurnal yang telah diterbitkan oleh ISJD. 

Calon sarjana dan seorang sarjana sewajarnya telah memiliki modal kemampuan menulis. Sewajarnya seluruh hasil pekerjaan  sering dikemukakan kepada rekannya, secara minimal. Buruknya, ketika kemampuan ini tidak diasah, bisa-bisa menjadi tumpul.

Untuk media yang menampung tulisan karya ilmiah pun saat ini telah bermunculan, seperti Scopus dan Google Scholar. Berbagai jenis jurnal pun bermunculan baik jurnal online maupun jurnal elektronik (E-journal). Saat ini yang bisa dilakukan adalah mengasah kembali kemampuan menulis mahasiswa secara "paksa". Salah satu contoh riilnya adalah sesuai dengan surat edaran Dikti, yang "memaksa" mahasiswa menulis sebagai prasyarat lulus dalam bangku perkuliahan. Selain itu, diadakannya sejumlah pelatihan menulis karya ilmiah juga bisa digunakan untuk mengiringi dalam pengasahan kemampuan menulis mahasiswa.

NB :
Bisa juga dilihat disini :
http://kampus.okezone.com/read/2012/03/02/367/586031/menulis-atau-tidak-itu-pilihan

Thursday, February 16, 2012

Polimer Komposit

Makin berkembangnya industri di bidang kimia polimer, tentu sepintas kita pernah mendengar istilah komposit polimer.
Jika ditilik pengertian komposit, maka komposit itu merupakan susunan dari paling tidak terdapat dua unsur yang bekerja bersama untuk menghasilkan sifat-sifat bahan yang berbeda terhadap sifat-sifat unsur bahan penyusunnya. Dalam prakteknya komposit terdiri dari suatu bahan utama (matrik - matrix) dan suatu jenis penguatan (reinforcement) yang ditambahkan untuk meningkatkan kekuatan dan kekakuan matrik. Penguatan ini biasanya dalam bentuk serat (fibre, fiber), terkadang ada juga penambahan aditif lainnya seperti agent coupling seperti maleat anhidrat (MAH), kelompok silan dan lain-lain.
Sekarang ini , pada umumnya komposit yang dibuat manusia dapat dibagi kedalam tiga kelompok utama:
  1. Komposit Matrik Polimer (Polymer Matrix Composites – PMC)
  2. Komposit Matrik Logam (Metal Matrix Composites – MMC)
  3. Komposit Matrik Keramik (Ceramic Matrix Composites – CMC)
Komposit Matrik Polimer (Polymer Matrix Composites – PMC) – Bahan ini merupakan bahan komposit yang sering digunakan disebut, Polimer Berpenguatan Serat (FRP – Fibre Reinforced Polymers or Plastics) – bahan ini menggunakan suatu polimer-berdasar resin sebagai matriknya, dan suatu jenis serat seperti kaca, karbon dan aramid (Kevlar) sebagai penguatannya.Komposit Matrik Logam (Metal Matrix Composites – MMC) – ditemukan berkembang pada industri otomotif, bahan ini menggunakan suatu logam seperti aluminium sebagai matrik dan penguatnya dengan serat seperti silikon karbida.Komposit Matrik Keramik (Ceramic Matrix Composites – CMC) – digunakan pada lingkungan bertemperatur sangat tinggi, bahan ini menggunakan keramik sebagai matrik dan diperkuat dengan serat pendek, atau serabut-serabut (whiskers) dimana terbuat dari silikon karbida atau boron nitrida

Komposit Matrik Polimer
Sistem resin seperti epoksi dan poliester mempunyai batasan penggunaan dalam manufaktur strukturnya, dikarenakan sifat-sifat mekanik tidak terlalu tinggi dibandingkan sebagai contoh sebagian besar logam. Bagaimanapun, bahan tersebut mempunyai sifat-sifat yang diinginkan, sebagian besar khususnya kemampuan untuk dibentuk dengan mudah kedalam bentuk yang rumit.
Bahan seperti kaca, aramid dan boron mempunyai kekuatan tarik dan kekuatan tekan yang luar biasa tinggi tetapi dalam ‘bentuk padat’ sifat-sifat ini tidak muncul. Hal ini berkenaan dengan kenyataan ketika ditegangkan, serabut retak permukaan setiap bahan menjadi retak dan gagal dibawah titik tegangan patah teoritisnya. Untuk mengatasi permasalahan ini, bahan diproduksi dalam bentuk serat, sehingga, meskipun dengan jumlah serabut retak yang terjadi sama, serabut retak tersebut terbatasi dalam sejumlah kecil serat dengan memperlihatkan sisa kekuatan teoritis bahan. Oleh karena itu seikat serat akan mencerminkan lebih akurat kinerja optimum bahan. Bagaimanapun juga satu serat dapat hanya memperlihatkan sifat-sifat kekuatan tarik sesuai panjang serat, seperti halnya serat dalam suatu tali.
Jika sistem resin dikombinasikan dengan serat penguat seperti kaca, karbon dan aramid, sifat-sifat yang luarbiasa dapat diperoleh. Matrik resin menyebarkan beban yang dikenakan terhadap komposit antara setiap individu serat dan juga melindungi serat dari kerusakan karena abrasi dan benturan. Kekuatan dan kekakuan yang tinggi, memudahkan pencetakan bentuk yang rumit, ketahanan terhadap lingkungan yang tinggi dengan berat jenis rendah, membuat kesimpulan komposite lebih superior terhadap logam dalam banyak aplikasi.

Bila Komposit Matrik Polimer mengabungkan sistem resin dan serat penguat, sifat-sifat yang dihasilkan bahan komposit akan memadukan beberapa hal sifat-sifat yang dimiliki oleh resin dan yang dimiliki oleh serat.

Secara umum, sifat-sifat komposit ditentukan oleh:

  1. Sifat-sifat serat
  2. Sifat-sifat resin
  3. Rasio serat terhadap resin dalam komposit (Fraksi Volume Serat – Fibre Volume Fraction)
  4. Geometri dan orientasi serat pada komposit

Bahan komposit dibentuk pada saat yang sama ketika struktur tersebut dibuat. Hal ini berarti bahwa orang yang membuat struktur menciptakan sifat-sifat bahan komposit yang dihasilkan, dan juga proses manufaktur yang digunakan biadanya merupakan bagian yang kritikal yang berperanan menentukan kinerja struktur yang dihasilkan.

Pembebanan
Terdapat empat beban langsung utama dimana setiap bahan dalam suatu struktur harus menahannya: tarik, tekan, geser/lintang dan lentur

Tarik
Gambar dibawah memperlihatkan beban tarik yang diterapkan pada suatu komposit. Reaksi komposit terhadap beban tarik sangat tergantung pada sifat kekakuan dan kekuatan tarik dari serat penguat, dimana jauh lebih tinggi dibandingkan dengan resinnya.

Tekan
Gambar dibawah ini memperlihatkan suatu komposit dibawah beban tekan. Disini sifat daya rekat dan kekakuan dari sistem resin adalah penting, sebagaimana resin menjaga serat sebagai kolom lurus dan menjaganya dari tekukan (buckling)

Geser/Lintang
Gambar dibawah ini memperlihatkan suatu komposit dikenakan beban geser. Beban ini mencoba untuk meluncurkan setiap lapisan seratnya. Dibawah beban geser resin memainkan peranan utama, memindahkan tegangan melintang komposit. Untuk membuat komposit tahan terhadap beban geser, unsur resin harus tidak hanya mempunyai sifat-sifat mekanis yang baik tetapi juga daya rekat yang tinggi terhadap serat penguat.

Lenturan
Beban lentursebetulnya merupakan kombinasi beban tarik, tekan dan geser. Ketika beban seperti diperlihatkan, bagian atas terjadi tekan, bagian bawah terjadi tarik dan bagian tengah lapisan terjadi geser.

Sistem-sistem Resin

Apapun sistem resin yang digunakan dalam bahan komposit akan memerlukan sifat-sifat berikut:

  1. Sifat-sifat mekanis yang bagus
  2. Sifat-sifat daya rekat yang bagus
  3. Sifat-sifat ketangguhan yang bagus
  4. Ketahanan terhadap degradasi lingkungan bagus

Sifat-sifat Mekanis Sistem Resin
Gambar dibawah memperlihatkan kurva tegangan/regangan untuk suatu sistem resin ideal. Kurva untuk resin menunjukkan kekuatan puncak tinggi, kekakuan tinggi (ditunjukkan dengan kemiringan awal) dan regangan tinggi terhadap kegagalan. Hal ini berarti bahwa resin pada awalnya kaku tetapi pada waktu yang sama tidak akan mengalami kegagalan getas.

Seharusnya dicatat dimana ketika suatu komposit di bebani tarik, untuk mencapai sifat-sifat mekanis yang optimal dari komponen serat, resin harus mampu berubah panjang paling tidak sama dengan serat. Gambar dibawah ini memberikan regangan terhadap kegagalan yang dimiliki untuk serat kaca-E, serat kaca-S, serat aramid, dan serat karbon berkekuatan tinggi (yaitu bukan dalam bentuk komposit). Disini terlihat, sebagai contoh, serat kaca-S dengan perpanjangan 5,3%, akan membutuhkan resin dengan perpanjangan paling tidak sama dengan nilai tersebut untuk mencapai sifat tarik yang maksimum.

Sifat-sifat Daya rekat Sistem Resin
Daya rekat yang tinggi antara resin dan serat penguat diperlukan untuk apapun jenis sistem resin. Hal ini akan menjamin bahwa beban dipindahkan secara efisiensi dan akan menjaga pecahnya atau lepasnya ikatan serat dan resin ketika ditegangkan.

Sifat Ketangguhan Sistem Resin
Ketangguhan adalah suatu ukuran dari ketahanan bahan terhadap propaganda retak, tetapi dalam komposit hal ini akan susah untuk diukur secara akurat. Bagaimanapun juga, kurva tegangan dan regangan yang dimiliki sistem resin menyediakan beberapa indikasi ketangguhan bahan. Sistem resin dengan regangan terhadap kegagalan yang rendah akan cenderung menciptakan komposit yang getas, dimana retak dapat mudah terjadi.

Sifat terhadap Lingkungan Sistem Resin
Ketahanan terhadap lingkungan, air dan substansi agresif lain yang bagus, bersama-sama dengan kemampuan untuk bertahan terhadap siklus tegangan konstan, adalah sifat yang paling esensi untuk apapun jenis sistem resin. Sifat-sifat ini secara khusus penting untuk penggunaan pada lingkungan laut.

Sunday, January 22, 2012

Malang, Liburan Kedua.

Setelah berhasil menikmati sedikit liburan di IBF beberapa hari yang lalu, inilah liburan kedua yang kunikmati. UPGRADING Pengurus BEM FTI-ITS 2011/2012. Kegiatan senang-senang bersama keluarga tercinta di daerah Malang. Perjalanan dimulai tepat hari Rabu pagi waktu Indonesia (maklumlah gak ada kata on time, selalu saja molor, hahaa). Dengan menaiki 2 buah bis, yang lucu-lucu dan gak kalah juga sama bis-bis yang lagi tenar saat ini, akhirnya perjalanan pun dimulai dengan mengucap do'a terlebih dahulu.
Di perjalanan, seperti biasa, pekerjaan yang selalu kukerjakan yaitu setel lagunya kang abim (Sami Yusuf). Sembari membaca buku yang tak kunjung tuntas, Man Shabara Zafira karya mahasiswa ITS, lagu-lagunya kang abim pas banget. Serasa tak mau dikalahkan, didalam bis juga disetel musik OM SERA. Yah, bisa dibilang antara suka dan tidak suka. Sukanya karena begini-begini saya juga cinta musik Indonesia, Dangdut is never dies, hahaha. Tidak sukanya karena konsentrasi membaca buku saya yang terganggu, serasa mempelajari mata kuliah 4 SKS (^_^). 
2 jam pun tak terasa karena guyonan teman-teman di dalam bus, akhirnya sampailah ke tempat tujuan wisata yang pertama. Kebun Raya Purwodadi, tempat wisata di daerah Pasuruan. Hanya dengan Rp.4500, kita bisa memasuki kebun. Banyak sekali pohon-pohon besar yang tumbuh disini, tanah lapang, bunga kamboja dan bahkan menurut ibu-ibu yang berjualan didalamnya, ada air terjun juga. Kurang lebih ada sekitar 10.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. Luasnya mencapai 85 hektar, cukup luas memang untuk mengelilinginya dengan berjalan kaki. Untuk mengelilingi kebun tersebut, disediakan kereta kelinci, entah berapa harganya untuk naek kereta itu, yang jelas saya gagal untuk naik kereta. Selain itu pula, juga ada mobil patroli polisi yang mengelilingi kebun ini. Jika kamu bernasib baek, yah, mobil polisi siap mengajak kamu untuk jalan-jalan tapi dengan menaiki mobil polisi itu. Alhasil karena nasib sedang buruk, saya beserta 5 anak-anak saya dan 1 kabiro saya (aka Kominfo Army), berhasil mengelilingi kebun dengan jalan kaki dari start hingga start lagi (senang banget rasanya, olahraga jalan sehat, hahaa) dengan sedikit sambutan oleh para nyamuk-nyamuk yang berkeliaran ketika kami berada di daerah kebun bagian selatan. Bukan namanya Mahasiswa ITS, kalo gak ada yang namanya sedikit "ndeso", alhasil inilah hasil jeprat-jepret kami.
Foto dibawah Akar Pohon

Kominfo Army ambil Pose

Foto Tanpa Kabiro dan dengan Nyamuk
Itulah sedikit dokumentasi, kami, keluarga Kominfo Army di Kebun Raya. Meskipun hanya ber-delapan, setidaknya ada sebuah cerita yang kami sampaikan kepada keluarga kami yang tidak bisa ikut. 
Setelah bercapek-capek ria, berkeliling kebun raya, perjalanan pun dilanjutkan ke Villa Bagus, Batu, Malang. Inilah kegiatan puncak Upgrading, yaitu presentasi LPJ (laporan pertanggung jawaban) tengah tahun periode dari staf BEM FTI-ITS ke seluruh pengurus BEM FTI-ITS.
Mengenai fasilitas villa yang tidak boleh dibiarkan secara percuma, ping pong, kolam, dan billiard pun segera diotak-atik oleh para mahasiswa-mahasiswa ini. Ada pula tersedia heater, kompor dan bahkan bakar-bakar jagung, untung saja tidak ada acara bakar-bakar villa (#justkid). Di villa inilah, sejarah pertama kali saya bermain billiard. Mau gimana lagi coba, gak mungkin mainan kayak gini di rumah, bisa-bisa dihajar sama orang tua. Sedikit susah memang, karena lebih sering menikmati mainan ini di game HP dan PC. Tidak perlu dibingungkan, memang pada kenyataannya praktek agak sedikit susah dibandingkan teori belaka. Ternyata tak hanya aku yang "ndeso" dengan mainan seperti ini, ternyata kabinet cowok lainnya juga sedikit "ndeso", hanya sofyan dan yanuar yang bisa menaklukkan permainan ini (kayaknya mereka memang lebih berpengalaman). Tak mau kalah, semangat untuk belajar terus saja berkobar, entah bola sampe melambung tinggi keluar lintasan ataupun hanya bergerak beberapa cm saja, hingga titik darah penghabisan pun akan diusahan (kalo ini emank lebay sih). Dan bahkan sampai-sampai sedikit berlebihan menggunakan tongkat hampir kayak memukul bola kasti (kalo ini rada aneh memang, tapi itulah faktanya, hahaa). Usaha keras untuk berlatih tidak sia-sia, meskipun tergolong CUPU, bola pun bisa dimasukkan ke lubangnya (Alhamdulillah, "sesuatu", kayak habis menang lotre :D). 
Acara terkahirnya dari kegiatan ini adalah kegiatan Kunjungan. BEM Teknik Universitas Brawijaya menjadi salah satu tempat tujuan kami. Banyak sekali perbedaan antara ormawa kami dan mereka. Sedikit bingung untuk mencernanya, tapi Alhamdulillah sedikit demi sedikit telah mencapai garis lurus dari kegian ini. Yang saya kejutkan adalah pelayanan yang mereka berikan. Tak pikir, pelayanan ketika ada kunjungan, pelayanan kami adalah yang terbaik. Namun ternyata, ada yang lebih baik. Sebagai pembelajaran sajalah untuk hal ini kedepannya. Semoga dana untuk kunjungan tetap lancar ketika sang bendahara BEM tahu sendiri faktanya jika kita berkunjung (heeee).
Selam kurang lebih 2 hari 1 malam, perjalanan diakhiri dengan berbelanja di Bakpao Telo. Cukup dengan memborong semua makanan yang berbau "TAHU", cukup sudah mengakhiri perjalanan liburan saya yang kedua ini. Yah, alhasil itulah acara liburan yang telah kulaksanakan, produktif dan efektif. 

Yonkou di New World


Yonkou (secara harfiah berarti Empat Kaisar) adalah julukan untuk empat orang bajak laut besar dalam serial manga dan anime One Piece.

Peran

Yonkou, disebut demikian karena kekuatan mereka bagaikan “Kaisar” diantara bajak laut lainnya. 4 bajak laut terbesar yang dianggap ancaman besar bagi Pemerintah, sehingga pemerintah membentuk Shichibukai untuk membantu Angkatan Laut sebagai penyeimbang kekuatan dengan Yonkou. Jika Angkatan Laut dan Shichibukai menjadi satu dan berhadapan dengan keempat Yonkou bisa dikatakan hanya akan berakhir dengan kedudukan seri. Terbukti dalam Perang Marine Ford, ketika  Angkatan Laut + Shichibukai VS Whitebeard, Whitebeard mengalami kekalahan telak (Meskipun perang tersebut tidak bisa dikatakan “murni”).
Yonkou bukanlah organisasi formal layaknya Shichibukai, namun hanya sebatas julukan bagi 4 bajak laut yang memiliki tempat kekuasaan mereka sendiri, yaitu setengah bagian dari Grand Line yang disebut Dunia Baru (ShinSekai atau New World). Hal ini terlihat dari bagaimana ke-empat bajak laut itu menyikapi satu dengan lainnya :
  1. Ketika Shanks datang ke Kapal Whitebeard, Shanks harus mengeluarkan Haki untuk menghadapi kemungkinan dia akan diserang. Dan pada pertemuan itu pula, Whitebeard dan Shanks sempat bertarung.
  2. Ketika Whitebeard dikabarkan akan datang ke Marine Ford, Kaidou mencoba menghalangi niat itu. Sementara itu, Shanks dikabaran bentrok dengan Kaidou pada saat yang sama untuk mencegah niat Kaidou untuk menghalangi Whitebeard.
  3. Ketika Whitebeard mati, Big Mom menggantikan posisi Whitebeard untuk menjadi pelindung bagi Pulau Manusia Ikan (walaupun bisa dikatakan bahwa ini bukan bentrokan seperti 2 contoh sebelumnya).
Dari 3 contoh diatas, bisa disimpulkan bahwa hubungan antara ke-empat Bajak Laut besar itu bukan sebagai teman, bukan pula musuh. Satu sama lain saling menghormati, tetapi ketika ada beda pendapat, mereka tetap akan meyakini pendapat masing-masing. Meskipun harus bentrok.

Anggota

Dari 4 Yonkou, baru dua yang diketahui identitasnya secara pasti karena sudah ditampilkan secara utuh dalam komik, sementara dua lainnya yang disebutkan masih berupa nama atau tindakan. Dan setelah kematian Whitebeard  dan penjelasan Jinbei di Chapter 650, Marshal D. Teach alias Kurohige menggantikan posisi Whitebeard sebagai salah seorang Yonkou di New World. Berikut adalah sedikit penjelasan tentang mereka :

Edward Newgate

Dijuluki Shirohige atau Si Janggut Putih, dan disebut-sebut sebagai manusia terkuat di dunia. Legenda bajak lautnya sangat terkenal sehingga dia ditakuti, dari kisah bahwa dia pernah mengimbangi melawan Gold Roger sampai sebutannya sebagai orang paling dekat dengan One Piece. Pemimpin dari Kelompok Bajak Laut Shirohige yang besar dan terbagi atas divisi-divisi serta memiliki Aliansi dengan Bajak Laut-Bajak Laut Besar.
Whitebeard meninggal pada Perang di Marineford untuk membebaskan Ace.
Penjelasan lebih rinci : Whitebeard

Shanks

Dijuluki Si Rambut Merah kapten dari bajak laut Shanks, memiliki peran besar dalam dunia Bajak Laut. Dahulu adalah anak buah kapal sang Raja Bajak Laut, Gol D. Roger. Shanks juga merupakan satu-satunya anggota Yonkou yang dapat mengimbangi kekuatan orang terkuat di dunia saat ini yaitu Edward Newgate.
Penjelasan lebih rinci : Shanks

Kaidou

Dikatakan kalau dia adalah bajak laut hebat di New World. Kaidou belum pernah muncul dalam komik ini, dipastikan kalau dia adalah Yonkou pada chapter 483. Gecko Moria membutuhkan bantuan Oz untuk menyeimbangkan kekuatan dengan Kaidou karena Kaidou pernah membantai anak buah Moria. Dalam cerita selanjutnya, nama Kaidou muncul lagi. Salah seorang Angkatan Laut melaporkan kepada Wakil Admiral Momonga bahwa Shanks bentrok dengan Kaidou yang bermaksud menghentikan niat Shirohige yang akan berperang dengan Pemerintah Dunia. Harga buruannya belum diberitahukan.
Terakhir kali diceritakan, X-Drake sedang berusaha untuk bertemu dengan Kaidou dengan menghajar anak buah Kaidou yang sedang menjaga Pulau kesayangan Kaidou. Belum dipastikan apakah kepentingan X-Drake untuk bertemu Kaidou.

Big Mom

Pertama kali disebutkan oleh Kapten Kidd pada Chapter 581. Belum ada kepastian lebih lanjut tentang siapa, apa kekuatannya dan informasi lain dari Kapten bajak Laut ini, hanya saja dari beberapa forum yang tersebar di seluruh dunia kebanyakan menduga kalau Bajak Laut Perempuan ini adalah Ibu dari Kapten Lola, yaitu Kapten Bajak Laut Rolling yang bertemu dengan Kelompok Topi Jerami di Thriller Bark.
Terakhir kali diceritakan, Big Mom melampiaskan amarahnya pada Luffy karena Luffy mencoba melindungi Pulau Fishman yang tidak dapat memenuhi janjinya untuk memberikan upeti berupa permen sejumlah 10 Ton pada bulan tersebut padahal Big Mom sudah sangat menantikan datangnya permen itu sebagai balas jasa karena melindungi Pulau Fishman dengan meminjamkan benderanya di Pulau Fishman. Dan bila ditilik lebih jauh, dengan pandainya Odacchi mempermainkan cerita masih ada kemungkinan bahwa Big Mom bukanlah Bajak Laut yang jahat. Artinya, ada kemungkinan setting cerita ini hanya untuk mempermainkan pikiran pembaca. :p
Penjelasan lebih rinci : Big Mom
note (ini hanya pendapat pribadi saya.. :p):
  • Belum dipastikan nama julukan mana yang benar untuk CharlotteLinlin. Apakah Big Mum, Big Mom, atau Big Mam. Bila dilihat dari arti kata, Big Mum dan Big Mom mempunyai makna yang sama yaitu “Ibu Besar”. Dan bila ini yang benar, berarti dia menganggap krunya sebagai anak sendiri, seperti Whitebeard pada krunya. Tetapi bila “Big Mam”, maknanya adalah “Nyonya Besar”. Bila menggunakan nama julukan ini, dapat dianggap bahwa Charlotte adalah orang yang tidak terlalu baik, karena menganggap dirinya sebagai orang yang harus dilayani setiap saat.
  • Bila dilihat dari Lambang Bajak Lautnya, bisa diprediksikan bahwa Big Mam adalah pengguna Buah Iblis dengan tipe logia yang kemampuannya berhubungan dengan Pohon atau Tanaman. Hal ini didasarkan pada gambar pohon/tanaman di lambang bajak lautnya.

Marhall D. Teach

Dijuluki Kurohige atau Blackbeard (Janggut Hitam). Teach adalah mantan kru Bajak Laut Whitebeard yang kemudian melakukan kesalahan besar dalam Kelompok Bajak Laut Whitebeard, yaitu membunuh rekannya. Teach melakukan itu untuk merebut Buah Iblis yang dimiliki oleh rekannya itu.
Setelah keluar dari Bajak Laut Whitebeard, Teach kemudian membentuk kelompok Bajak Laut sendiri yang dia namakan Bajak Laut Blackbeard. Kelompok ini sangatlah kuat karena dibentuk dari orang-orang yang kuat.
Blackbeard berangkat ke New World setelah terjadinya Perang di Marineford. Berita ini dikabarkan oleh Jinbei pada Luffy dan teman-teman di Chapter 650. Blackbeard menjadi Yonkou setelah memanfaatkan waktunya di New World untuk menguasai segala sesuatu yang bisa diraihnya. Selain itu, juga karena dia memiliki kemampuan Buah Iblis Gura Gura yang entah bagaimana, bisa dicurinya dari tubuh Whitebeard yang sudah mati saat terjadinya Perang di Marineford.

Kuzan “Admiral Aokiji”


  • Nama: Aokiji (Kuau Biru)
  • Nama asli: Kuzan
  • Pekerjaan: – (Mengundurkan diri dari Admiral Angkatan Laut)
  • Kekuatan: buah iblis Hie Hie (Es)
Aokiji pertama muncul setelah cerita Davy Back Fight di pulau LongRing LongLand. Sebelumnya dia diberitakan sedang jalan-jalan dengan sepedanya di laut dan pergi dari Markas Besar Angkatan Laut sambil memegang poster buronan Luffy.

Laksamana Madya Kuzan

20 tahun yang lalu pada saat pulau Ohara diserbu Buster Call (cerita masa lalu Robin), Aokiji masih berpangkat sebagai Laksamana Madya (atau Wakil Admiral) dan namanya masih Kuzan. Dia menjadi salah satu dari 5 Laksamana Madya yang memimpin serbuan Buster Call. Setelah melihat laksamana madya yang berkhianat (Haguar D. Sauro), Kuzan turun dari kapal dan bermaksud menangkapnya. Sauro kalah karena sedang melindungi Robin kecil, selain itu, kekuatan buah iblis Kuzan membuatnya menjadi patung es. Sebelum membeku, Sauro menyuruh Robin melarikan diri.
Ketika pulau sudah hampir hancur, Kuzan menemui Robin. Kuzan membiarkannya lari dengan memberikannya perahu kecil dan sebuah jalur es yang aman dari api pemboman Buster Call menuju pulau terdekat.

Versus Monkey D. Luffy

Sekarang, (20 tahun setelah insiden Ohara), Kuzan naik pangkat menjadi Admiral Aokiji. Dia muncul setelah Luffy dkk baru menyelesaikan Davy Back Fight melawan Foxy. Pada mulanya Aokiji bertindak seperti orang bodoh lalu membantu Kelompok Bajak Laut Topi Jerami dengan mengantarkan Tonjit (penduduk pulau) untuk menyusul penduduk pulau lain yang sudah bermigrasi. Setelah itu Aokiji mengatakan maksud sebenarnya yaitu untuk menangkap Robin karena Robin sudah dianggap sebagai orang yang sangat berbahaya bagi Angkatan Laut dan Pemerintah Dunia. Robin yang tidak mau ditangkap mencoba mempertahankan diri dengan menyerang Aokiji, tapi kemudian dengan mudah dibekukan. Luffy, Zoro dan Sanji mencoba mencegah Aokiji yang hendak menghancurkan Robin yang sudah menjadi es, akibatnya, kaki Sanji menjadi es sebagian, lengan Zoro juga demikian, dan tinju Luffy-pun di-es-kan. Setelah itu, Luffy meminta Chopper dan Usopp membawa Robin beku ke kapal untuk dinormalkan. Kemudian Luffy juga meminta duel 1 lawan 1 dengan Aokiji, sementara yang lain diminta pergi. Dengan kekuatan yang sangat luar biasa itu, Luffy bisa dibekukan dengan mudah. Tetapi Aokiji kemudian berkata pada Luffy beku bahwa entah itu tindakan yang direncanakan Luffy atau tidak, tetapi, dengan duel satu lawan satu Aokiji, tak bisa menyentuh kru Topi Jerami yang lain. Kemudian Aokiji juga tidak menangkap/membunuh Luffy karena dia pernah berhutang nyawa pada Kakek Luffy, selain itu, karena Luffy telah “membantu” Angkatan Laut pada masalah Crocodile.
Disini Aokiji berbicara banyak hal tentang Robin, mulai dari masa lalunya yang kelam hdup dari organisasi ke yang lain dengan bertindak sebagai pengkhianat sampai mengatakan kalau Robin adalah sumber masalah yang kelak akan menimpa Kelompok Topi Jerami juga.

Pasca Enies Lobby

Aokiji muncul kembali setelah Enies Lobby dihancurkan oleh Buster Call, dimana anggota Bajak Laut Topi Jerami berhasil kabur dari Enies Lobby, dari atas sepedanya dia mengakui kehebatan Kelompok itu dan mengatakan kalau Angkatan Laut kali ini menderita kekalahan besar.
Setelah cerita Enies Lobby, Aokiji muncul di Water 7 untuk berbicara pada Robin. Dia mengatakan pada Robin alasannya melepaskan Robin dulu karena Sauro adalah sahabatnya dan dia menghargai harapan sahabatnya itu. Karena itu, Dia merasa punya tugas untuk mengamati sejauh mana perkembangan Robin, tetapi setelah 20 tahun berlalu, Aokiji menyadari bahwa dia tak bisa membiarkan perilaku buruk yang selama ini dilakukan oleh Robin terus berjalan. Karena itulah terakhir kali bertemu Aokiji mencoba menangkap Robin. Aokiji kemudian meminta Robin menunjukkan padanya apakah keputusan Sauro melepaskan Robin adalah hal yang benar atau salah. Dia ingin tahu seperti apa benih keadilan yang ditanamkan oleh sahabatnya. Pada akhir petemuan (tanpa tatap muka) mereka, Aokiji mengatakan bahwa “Ohara belum sepenuhnya hilang

Keahlian dan Kekuatan

Aokiji berpangkat Admiral yang menjadi salah satu petinggi angkatan laut. Dia memiliki kekuatan buah iblis Hie Hie (tipe Logia/alam) yang membuatnya dapat memanipulasi es (manusia es). Salah satu kekuatannya juga bisa membekukan sebagian lautan. Jurus yang sering digunakan adalah Ice Time, yaitu membekukan seluruh tubuh target. Dia juga bisa membekukan rumput menjadi sebuah pedang yang bernama Ice Saber. Sejauh ini, kekuatannya hanya selalu menggunakan es.

Kepribadian

Aokiji muncul pertama kali sebagai orang yang cuek dan bodoh (misalnya dia tidur sambil berdiri). Motonya sebagai Angkatan Laut adalah Keadilan Si Pemalas, yang semakin menunujukkan dengan  jelas sifat cueknya. Tetapi ketika berbicara dengan Robin, Aokiji menjadi serius dan tidak segan-segan untuk membunuh seseorang. Di kapalnya (misalnya pada saat Buster Call) Aokiji malah tidur. Aokiji kelihatannya punya hubungan dengan Laksamana Madya Monkey D. Garp lebih dari sekedar pimpinan-bawahan, karena Aokiji pernah bilang bahwa dia berhutang nyawa pada Kakek Luffy. Saulo dan dia juga adalah sahabat ketika mereka masih menjabat sebagai Laksamana Madya. Di saat akhir pertarungan mereka 20 tahun yang lalu di Ohara, ketika Saulo berubah menjadi desertir Angkatan Laut, Saulo menanyakan pada Aokiji apakah tindakan Buster Call itu sesuai dengan konsep keadilan Aokiji. Aokiji hanya menjawab kalau setiap orang punya keadilan masing-masing, termasuk Saulo yang malah menyelamatkan Robin, dan Sakazuki (Akainu) yang menghancurkan kapal penyelamat yang ditumpangi penduduk Ohara. Saulo kalah telak karena buah iblis Aokiji. Kemudian Aokiji membekukan Saulo untuk selamanya (Namun dia menggunakan jurus “Ice Time” dan “Ice Time Capsul” yang membuat objek membeku sementara namun sangat lama). Aokiji sangat hormat pada Saulo sehingga melepas Robin saat insiden Ohara karena ingin mengetahui apakah keputusan Saulo benar. Setelah insiden Enies Lobby, Robin telah menemukan temannya sesuai yang diucapkan Saulo yang membuat Aokiji melepas Robin namun akan tetap memerhatikannya. Kemungkinan dia juga ingin tahu sejarah 100 tahun yang hilang pada poneglyph karena sifatnya yang kurang patuh pada pemerintah.
Dua Tahun Kemudian
Pada Chapter 650, Jinbei menceritakan bahwa pada kurun 2 tahun ketika Kru Topi Jerami berlatih, Aokiji dan Akainu bertatung untuk mendapatkan posisi Admiral Armada (Fleet Admiral) yang ditinggalkan oleh Sengoku (pensiun). Sebenarnya, Sengoku mengusulkan Aokiji untuk mengisi posisi kosong Admiral Armada. Tetapi, Pemerintah Dunia mengusulkan Akainu untuk jabatan tersebut. Karena pendukung dari kedua kubu tersebut seimbang, maka pengisian jabatan tersebut ditentukan dengan pertarungan antara Akainu dengan Aokiji di sebuah pulau. Hasilnya, kedua pihak mengalami luka serius, tetapi Akainulah yang memenangkan pertarungan tersebut dan menjadi Admiral Armada yang baru. Sedangkan Aokiji mengundurkan diri karena merasa tidak bisa bila harus bekerja dibawah kepemimpinan Akainu.

Model Karakter

Model dari wajah Aokiji diambil dari seorang aktor Jepang yang sudah meninggal bernama Yūsaku Matsuda. Karakter Aokiji diambil dari salah satu peran yang dimainkan Yūsaku Matsuda dalam film dan serial TV “Detective Story”. Gaya rambut, gaya berpakaian dan masker tidur yang digunakan bahkan sama persis, belum lagi hari kelahirannya yang juga sama.